Al Haris: Tradisi Bantai Adat Jadi Event Tahunan Jambi

- Rabu, 30 Maret 2022, 10:16 PM
Al Haris pada acara Bantai Adat Sekaligus Sedekah Anak Negeri, di Desa Dusun Baru Rantau Panjang.

JAMBI, BRITAIN.ID –  Gubernur Jambi Dr H Al Haris, S.Sos MH menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan mengangkat tradisi bantai adat menjadi event tahunan tingkat Provinsi Jambi yang selanjutnya bisa menjadi event nasional bagi Provinsi Jambi.

Hal tersebut dinyatakan Al Haris pada acara bantai adat Sekaligus Sedekah Anak Negeri, bertempat di Desa Dusun Baru Rantau Panjang, Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin, Selasa (29/3/2022).

 

Rangkaian kegiatan tradisi bantai adat ini diawali dengan Pawai Ta'ruf dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah dan Penyantunan Anak Yatim, yang mengangkat tema “Dengan Khatam Al-Qur'an Kita Ciptakan Generasi Islam yang Cinta Al-Qur'an Dan Peduli Terhadap Anak Yatim”. Acara dilanjutkan dengan Sedekah Bumi yaitu dengan makan bersama di Rumah Tuo Rantau Panjang serta diakhiri dengan pembukaan bantai adat.

 

Al Haris mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi kedepannya akan mengangkat tradisi bantai adat menjadi event tahunan tingkat Provinsi Jambi yang merupak wujud rasa nikmat syukur sekaligus memuliakan bulan suci Ramadan, sehingga nantinya bisa menjadi event nasional bagi Provinsi Jambi.

 

“Berawal dari acara Khatam Alquran, bantai adat dan ditutup dengan Silat Penyudon setelah Hari Raya Idul Fitri nanti, dengan demikian lengkap sudah tradisi ini yang sesuai dengat pepatah Adat bersendi Syara', Syara' bersendi kitabullah, di mana ketika adat digabungkan dengan syara' akan menjadi lengkap. Kita sebagai masyarakat Rantau Panjang sangat menghormati nilai-nilai adat sekaligus menggunakan agama ditengah-tengah masyarakat, maka ada kolaborasi dari budaya, agama dan adat menyatu secara harmonis,” katanya.

 

Al Haris mengatakan, bantai adat merupakan tradisi turun temurun masyarakat Merangin yang sarat makna dan nilai-nilai luhur untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tradisi menyambut bulan suci Ramadan sebagai kearifan lokal masyarakat Merangin ini bermakna penting untuk meningkatkan dan merekatkan kebersamaan, silaturahmi, dan solidaritas sosial masyarakat.

 

“Saya mengharapkan tradisi ini terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya dan tradisi Provinsi Jambi, serta menjadi momentum untuk membangkitkan semangat dan kekuatan kolektif sehingga terbangun sinergitas antara berbagai elemen masyarakat sebagai upaya membangkitkan sektor pariwisata dan juga perekonomian masyarakat dan daerah Provinsi Jambi,” kata Al Haris.

 

Menurut Al Haris, sesuai arahan Presiden RI, Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) merupakan salah satu langkah pemerintah yang menggabungkan masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait untuk bergerak bersama memulihkan kondisi ekonomi nasional dan daerah pasca pandemi. (yhu)


Tags

Brita Terkait

X