Sopir dan Penumpang Innova Kabur, Febi Satu Jam Lebih Terjepit di Kabin Kemudi

- Sabtu, 08 Oktober 2022, 05:41 PM
Kondisi dua kendaraan yang bertabrakan di jalur Ness Sungai Buluh, Jumat (7/10/2022) pagi.

MUARABULIAN, BRITAIN.ID – Kecelakaan yang terjadi di Jalan Ness, RT 21 Desa Batin Ness VII, Kecamatan Bajubang, menyisakan cerita tragis bagi keluarga besar korban. Tentu saja, hal yang paling menyesakkan dada ketika pihak penabrak sampai saat ini terkesan tidak ada itikad baik, untuk menghubungi keluarga korban, apalagi datang membezuk atau memberikan rasa empatinya.

Dari awal kejadian, gelagat tak baik itu sudah nampak nyata. Informasi yang berhasil Britain.id kumpulkan dari sejumlah saksi mata menuturkan bahwa beberapa saat setelah kejadian, sopir dan semua penumpang Innova warna hitam itu sudah tidak ada di lokasi kejadian. Insiden itu berlangsung sekitar pukul 06.30 Wib, yang berjarak sekitar dua kilo meter setelah Pondok Pesantren Darul Aufa Sungai Buluh dari arah Muara Bulian menuju Jambi.

Begini kondisi korban di lokasi kejadian: Simak Video Terkait:  Kepala BNN Minta Keluarga Sabar

Bagi yang sering melintas di jalur alternatif Ness Sungai Buluh, sudah pasti paham dengan kondisi jalan di sekitar lokasi kejadian. Memang, sejak jalan ini dalam kondisi mulus, laju kendaraan seakan tidak mengenal rem, meski kondisi geografis jalan berbukit. Saat itu mobil APV yang membawa empat anggota BNNK Batanghari melaju dari arah Muara Bulian menuju Jambi, untuk memenuhi undangan tugas dari BNN Provinsi Jambi. Mereka adalah, Amrizal, A Somad, Herman dan Febi yang mengendarai mobil plat merah itu.

Setiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan di balik jalan berbukit tiba-tiba muncul  Innova plat merah bernopol BH 66, yang ditengarai milik Biro Umum Pemprov Jambi, melaju kencang di jalur kanan. Tabrakan tak terhindarkan.

Informasinya, mobil Innova bernopol BH 66 yang mengangkut empat penumpang dan seorang sopir melaju kencang di jalur kanan, setelah mendahului satu unit mobil. Namun karena kurang perhitungan dan pandangan sopir yang terbatas, tidak mengetahui ada kendaraan lain dari arah depan. Hal ini menjadi penyebab utama kecelakaan tak terhindarkan.

Mirisnya, dari keterangan saksi di lokasi kejadian, semua penumpang Innova berikut sopir dievakuasi menggunakan kendaraan lain, dan  langsung meninggalkan empat korban yang berada di mobil APV. “Waktu itu, sopir mobil yang disalip sama innova itu malah sempat menghentikan mobilnya, dan waktu itu, semua penumpang innova dibawa pakai mobil lain. Ada dua nenek di dalamnya,” ungkap seorang warga yang berhasil diwawancarai Britain.id, Sabtu (8/10/2022).

Nasib baik, keempat korban segera mendapatkan pertolongan dari pengguna jalan yang melintas di lokasi, dan anggota BNNK Batanghari lainnya yang sebelum kejadian berada di belakang mobil APV. Evakuasi juga dibantu oleh petugas dari Satlantas Polres Batanghari yang beberapa saat juga sudah berada di lokasi. Tiga korban langsung dievakuasi ke RSUD Hamba, sementara Febi, yang mengendarai APV dalam kondisi terjepit. Drama evakuasi Febi memakan waktu lebih dari satu jam, hingga akhirnya berhasil dilarikan ke UGD RSUD Hamba di Muara Bulian.

Kondisi keempat penumpang saat dilarikan ke RSUD Hamba, dari data yang dihimpun Britain.id, kondisinya cukup mengkhawatirkan. A. Somad, mengalami gigi patah, pinggung mengalami pergeseran, luka lecet pada kening dan mulut. Amrizal mengalami benturan kepala,muntah muntah,luka lecet pelipis,dan kaki. Herman mengalami luka memar pada dagu dan tidak sadarkan diri. Sedangkan Feby meski dalam kondisi sadar, namun mengalami patah tulang di kaki dan tangannya.

Dari keterangan keluarga korban, hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak penabrak yang menunjukkan empatinya, walau sekadar menelepon atau menjenguk korban di rumah sakit. (eso)


Tags

Brita Terkait

X