Tangan Jahil Ini Penyebab Lampu Penerangan Jalan Sering Padam di Batanghari

- Rabu, 31 Agustus 2022, 09:05 PM
Satu-satunya mobil hidrolik yang dimiliki Dinas Perkim Batanghari.

- Dinas Perkim Batanghari Siapkan Fakta Integritas Bersama Kepala Desa

 

MUARA BULIAN, BRITAIN.ID – Padamnya lampu penerangan jalan di sejumlah kawasan di Kabupaten Batanghari, khususnya Muara Bulian memang kerap terjadi. Dapat dipastikan hampir setiap hari petugas dari Dinas Perkim Kabupaten Batanghari mendapatkan pengaduan dari masyarakat, menginformasikan adanya Lampu Penerangan Jalan (LPJ) yang mati. Pengaduan itu tidak hanya dari warga Kota Muara Bulian, namun pengaduan berasal dari warga yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan yang memiliki LPJ di Kabupaten Batanghari.

Pantauan Britain.id pada Selasa (30/8/2022) malam, LPJ yang biasa menerangi ruas jalan di kawasan hutan kota padam. Bahkan hingga Rabu (31/8/2022), jalan beton di kawasan tersebut masih gelap gulita. Namun, LPJ di ruas jalan Pramuka hingga ruas jalan AMD menuju belakang pasar Kramat Tinggi hingga Kelurahan Sridadi berfungsi baik. Kendati demikian, di ruas jalan tersebut masih ada beberapa titik yang selayaknya dipasang LPJ, karena gelap dan mengundang adanya kejadian yang tak diinginkan. “Lampu jalan di Hutan Kota masih padam,” ucap Zar, seorang pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

https://youtu.be/izkDx7VcQHk

 

Menyikapi persoalan LPJ ini, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Batanghari, A. Shomad, ST yang baru beberapa hari ini secara defenitif menjabat, kepada Britain.id, Rabu (31/8/2022) pagi, tidak menampik adanya komplain dari  masyarakat terkait padamnya LPJ. Pihaknya tetap fokus pada pemeliharaan LPJ meskipun terkendala dengan minimnya petugas dan hanya memiliki satu unit mobil hidrolik. “Saya tidak mau juga mengatakan bahwa hal itu adalah kendala. Sekarang ini bagaimana Perkim memberdayakan dan mengoptimalkan petugas dan peralatan yang ada,” ungkap Shomad optimistis.

Mengakali lambatnya respon terhadap pengaduan warga, Shomad segera menggandeng para camat dan kepala desa untuk berkoordinasi. “Kami gandeng kepala desa, bisa dengan membuat WAG, yang gunanya jika ada trouble bisa cepat ditindaklanjuti,” tutur Shomad. Pihaknya akan membuat fakta integritas dengan kepala desa bahwa LPJ adalah milik bersama, harus dijaga karena untuk kepentingan masyarakat.  

Kadis Perkim Batanghari, A. Shomad

 

Pehobi sepak bola ini melanjutkan bahwasanya persoalan LPJ ini tidak hanya sebatas masalah teknis di lapangan. Padamnya LPJ juga disebabkan adanya tangan-tangan jahil dan usil. “Masalah LPJ ini banyak, ada orang yang usil misalnya MCB diturunkan, ada kabel yang hilang. Jadi tidak semua masalah di komponen lampu, tapi di manusianya juga,” beber Shomad.

Kembali ia tegaskan, dalam waktu dekat pihak Perkim akan turun ke masing-masing kecamatan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui pada kepala desa. “Segera kami sosialisasikan agar LPJ terjaga ke depannya, bisa jika ada komplain dari masyarakat akan cepat teratasi,” harapnya. (eso pamenan)


Tags

Brita Terkait

X